Langsung ke konten utama

Postingan

Ikan Patin Bakar dalam Bambu di Sentul City, Bogor

Selepas beli asinan Bogor , kami lanjut ke Sentul City. Kali ini tujuannya bukan ke Taman Budaya atau Pasar Apung , melainkan hendak menikmati lezatnya Ikan Patin yang dibakar dalam bambu . Seperti apa itu? Kami tahunya kan Ayam dalam Bambu , menu andalannya Rumah Makan Ciganea, Garut . Nah, yang ini bagaimana? Sebelum saya jawab, mari simak dulu bagaimana caranya ke Rumah Makan Karimata yang menjual menu spesial tersebut. Kalau dari arah Jakarta, masuklah ke Tol Jagorawi. Lalu nanti keluar di exit Sentul City. Adanya setelah exit Bukit Sentul, sekitar 500 meter setelah rest area Sentul. Plang tol nya bertuliskan: "Kedung Halang, Tol lingkar Luar Bogor, Sentul City". Nah, begitu keluar dari pintu tol itu, ketemu pertigaan, beloklah ke kanan. Buka mata, jalan pelan-pelan. Tengok ke kiri ada billboard besar bertuliskan Rumah Makan Karimata . Letaknya persis di pinggir jalan. Ada jalan kecil tidak beraspal, persis di pertigaan (kalau lurus ke Tol Lingkar Luar Bogor, ka...

Wisata Keluarga di Alam Peternakan di Kuntum Farm Field Bogor

Saya mau cerita pengalaman wisata ke Kuntum Farm Field . Barangkali Anda berencana mau ke sana ya? Dan pengen tahu ada apa saja di sana. Begini lho, sekarang ini...anak-anak di kota besar terutama Jakarta jarang sekali berinteraksi dengan alam. Soalnya di mana-mana rumah, gedung, dan beton pencakar langit. Pekarangan pada sempit-sempit semua. Pohon-pohon jarang apalagi binatang-binatang. Jangankan keanekaragaman hayati, lihat ayam saja ada anak-anak yang belum pernah lihat. Tahunya ayam Kentucky doang. Kalau yang masih hidup dan berkeliaran serta berkokok, cuma tahu dari dongeng doang. Makan ayam sih sering, liatnya jarang. Maka daripada itulah, banyak orang tua dan para pendidik yang ingin mengenalkan anak kecil dengan kehidupan alami flora dan fauna. Kemaren waktu jambore , TK nya anak saya sudah main tuh di Tempat Wisata Alam Pasir Mukti, Kabupaten Bogor . Belajar menanam padi dan naik sapi, membajak sawah. Nah, sekarang gilirannya wisata ranch alias peternakan. Letaknya ...

Asinan Bogor Gedung Dalam, Krosnat, Lapis Talas dan Roti Unyil

Hari Kamis kemarin kami sekeluarga liburan ke Bogor . Ya, hari Kamis..bukan weekend . Bukan pula demi menghindari wacana peraturan mobil Jakarta tidak boleh masuk Bogor di hari Sabtu/Minggu. Melainkan memang karena di hari itu rombongan TK anak saya sedang ber- study tour . Ceritanya nih, hendak mengenalkan anak-anak dengan alam dan kegiatan pedesaan. Di sana, di Kuntum Farm Field mereka bisa bermain bersama hewan ternak, memberi makan sapi, memberi susu kepada kambing, menangkap ikan, bermain dengan kelinci, dan memberi makan ayam serta bebek. Asyik…! Menyambung tempat wisata alam pedesaan sebelumnya: TWA Pasir Mukti di Bogor , di mana waktu itu mereka bermain di sawah, menanam padi , membajak sawah dan naik kerbau. Nah, karena lokasi Kuntum Farm Field ini di Jalan Tajur , dekat sekali dengan sentra kerajinan tas Bogor , maka selepas acara, jam 12, para guru dan mommies pun segera meluncur ke SKI Tajur , pabrik dan sentra penjualan beragam tas fashion wanita. Asyikk...tapi k...

Nasi Goreng Merah di Mie Besak Pasar Kuto, Palembang

Pada bosen makan pempek nih? Haha...istri saya begitu. Beliau sampai bingung, pas libur kemarin di mana-mana tiap hari makan pempek. Pagi, siang, sore, malam. Memang begitulah adanya kalau lagi di Palembang . Cuma beda rupa-rupa aja. Ada "pempek" berkuah santan, namanya Celimpungan dan Laksan . Ada pempek digoreng terus pakai kuah udang, disebutnya Model . Kalau yg rebus dan kecil-kecil pakai kuah udang juga, namanya Tekwan . Not to mention, pempek in regular shape as people know : Kapal Selam, Lenjer, Adaan. Dan yang jual, bukan cuma 1 - 2 orang lho. Tapi banyak sekali. Contohnya di dekat rumah kami, di Plaju. Di penggal 1 km itu ada puluhan penjual pempek. Hampir tiap 100 meter ada yang jual. Berupa warung ataupun gerobak. Ada Apy , Vico , Akiun , Flamboyan , Sentosa , Paforit , dan lain-lain yang tak bermerk. Benar-benar Kota Sejuta Pempek . Wow... amazing! dan bikin klenger-blenger istri saya. Hehehe. Hingga suatu sore ia bilang, “Gimana kalau kita makan...

Nasi Goreng Enak di Seputar Cempaka Putih, Pulo Mas dan Rawasari

Nah, ini dia tempat makan nasi goreng pas jaman pacaran dulu: Nasi Goreng Mangkok . Warungnya kaki lima tapi rasa bintang lima. Lezaattooo... Sttt...sebenarnya sih di kitaran Cempaka Putih sini ada 3 tempat makan legendaris lokasi kami kencan dulu... Hehehe *blushing_jadi_malu, yaitu : Sate Kambing Pak Ali , Bebek Kaleyo , dan satu lagi ya Nasi Goreng Mangkok ini. Ketiganya sampai sekarang masih eksis. Bahkan Bebek Kaleyo makin berkibar, cabangnya ada di mana-mana. Saking larisnya, Bebek Kaleyo berani mengklaim sebagai warung bebek paling ramai se-Indonesia... Oyeeeeaahhh? Really? Wow! Kembali ke laptop tentang Nasi Goreng Mangkok tadi. Letaknya itu di bengkel ban sekaligus cucian mobil di pojok jalan antara jalan Cempaka Putih Raya dengan Jalan Cempaka Putih Tengah 13 . Cuma buka pas malam hari, sebab lokasinya numpang di pelataran ruko. Gerobak, kursi plastik dan meja kayu seadanya. Bahkan lampu saja tidak ada di area makan. Jadi hanya mengandalkan cahaya seadanya, pant...

Panduan Mudik Jakarta - Palembang Jalan Darat Bawa Mobil

Mau ke Palembang nih ceritenye? Ade ape? Oohh...lagi dinas ya? Urusan kantor? Atau lagi kondangan, dapet undangan pernikahan saudara dekat? Kalau kami, kebetulan baru aja silaturahmi sekaligus liburan. Yah,.. belated homecoming gitu dehh,...alias mudik telat. Udah lebaran ketiga baru deh beranjak ke kampung halaman, meluncur pakai mobil, jalan darat Jakarta – Palembang . Jadinya sih enak juga. Jalanan kosong melompong sepanjang jalan. Belum ada bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) yang beropearsi. Truk dan pick up pengangkut logistik juga belum pada jalan. Lengang....Alhasil, jarak 600 km ditempuh dalam waktu hanya 18 jam saja. Kami berangkat dari rumah Pondok Kelapa jam 4:00 pagi, dan tiba di Plaju, Palembang jam 22:00. Ini tergolong cepat, sebab bilamana musim mudik, perjalanan bisa sampai 24 jam bahkan 36 jam. Wuih,..lama ya? Iya,..sebab yang bikin lama itu antri di Pelabuhan Merak waktu mau masuk kapal Ferry . Pernah tuh, dua tahun yang lalu,..kami antri sampai 6 jam ...

Makan Apa Enaknya kalau lagi di Grand Metropolitan Mall, Bekasi?

Kalau lagi di Metropolitan Mall Bekasi enaknya makan di Eaton . Nah kalau lagi di mall tetangganya: Grand Metropolitan Mall ...makan apa dong? Ini dia saya kasih tahu. Tak sengaja kami menemukannya... Gara-garanya kan begini. Sudah lazim bilamana menjelang buka puasa, mulai jam 4 sore, di Jakarta macetnya minta ampun. Tak terkecuali di Bekasi. Nah, saat itu kami sedang di Mal Grand Metropolitan . Mau pulang tapi antrian di pintu keluar kok ya sudah mengular panjang sekali. Belum lagi mobil “parkir berjamaah” di Jalan Kalimalang... Fiuhhh..! Daripada daripada, akhirnya kami putuskan saja untuk buka bersama di mall . Bukan bareng teman-teman, tapi bareng keluarga kecil kami alias buka puasa sekeluarga ... Hehehe... Ini sih sudah hampir tiap hari ya memang makan bareng sih... :P Biasanya kami kalau lagi di Mall, kami makannya di foodcourt Eat & Eat . Banyak pilihan. Tapi sore itu kami tidak kebagian kursi. Semua sudah diduduki orang. Padahal baru jam 5 sore, lho. Mas...

TAS PREMIUM INDONESIA

TAS PREMIUM INDONESIA
INDONESIAN PREMIUM BRAND
Custom Search