Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jakarta

Di Mana Sate Ayam Terenak di Jakarta Timur? Dan Di Mana Nasi Goreng Kaki Lima Terenak di Jakarta Timur

Wahai kalian semua warga Duren Sawit, Pondok Kelapa dan sekitarnya.... Ada pertanyaan nih…. Di manakah Sate Ayam yang paling enak di Jakarta ? Kalau jawaban kalian Sate Ayam depan RSPP (Rumah Sakit Pertamina Pusat) … Well..well…well …itu memang enak…tapi kan dari Jakarta Timur, jauh dong mau ke sana. Kalau perut lapar, sampai sana sudah keburu pingsan, kelesss… Kita-kita yang di Klender, Bintara, Lampiri, Galaxy, Curug, Jatiwaringin, Pangkalan Jati, Pondok Kelapa, dan Duren Sawit, nyarinya yang dekat rumah aja. Yang bisa dinikmati sehari-hari..Enak, perlu, dan kenyang… Ayo di mana? Kalau jawaban klean: Sate Ayam Pak Tohir, Pondok Kelapa… maka jawaban kalian ponten 9! Benar..tapi belum benar banget karena ada yang lebih enak, Bro! Kita cerita dulu tentang Sate Ayam Pak Tohir . Dulunya ia dikenal sebagai Sate Ayam Indomaret , sebab mangkalnya di depan toko gypsum, persis di sebelah Indomaret, di samping Apotik Pondok Kelapa . Kalau dari Jalan Kalimalang kira-kira 300 ...

Di Mana Tempat Makan yang Enak dan Nyaman di Sekitar Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur

Pernah dengar Ikan Bakar dalam Bambu ? Apaan tuh? Itu hidangan khas entah dari mana...mungkin dari Pulau Karimata dekat Kalimantan sana. Ikan Patin dimasukkan ke dalam potongan bambu hijau bersama dengan beragam bumbu lalu dibakar. Semacam pepes. Rasanya bagaimana? Kok ya mirip-mirip seperti rendang ya? hehehe...iya lhoh..istri saya juga bilang begitu. Sepertinya ini bikinnya pakai santan. Ikan bakar dalam bambu "Karimata" ini porsinya lumayan besar. Satu ekor ikan patin ukuran sedang, kami makan berdua selalu saja tidak pernah habis. Sepertinya untuk 3 orang juga cukup. 4 orang juga bisa bahkan. Ini dia Ikan Patin bakar dipepes dalam bambu (kanan). Kalau yang kiri, itu ikan dori saus mayonaise Nah, bagi yang suka berwisata, jalan-jalan ke Sentul City pastinya sudah tahu tuh Rumah Makan Ikan Bakar Bambu di dekat simpang Pintu Tol, Jalan M.H. Thamrin, Sentul.  Tapi rupanya, bagi kami yang di Jakarta Timur tidak perlu jauh-jauh ke Sentul kalau mau menikmati...

Sarapan apa di Jakarta? Bubur Ayam Cikini

Sudah lama awak tinggal di Zakarta ini. Sudah tak kentara lagi logatku. Istriku pun sudah kupanggil "Mpok". Tapi baru tahunya awak, rupanya ada Bubur Ayam legendaris paling enak sejagat betawi ini. Bah!.. cucian deh gue... Pertama kali ke sana saya diajak Oom yang kantornya di Cikini situ. Lalu beberapa hari kemudian, malam-malam kami ke sana sekeluarga. Jam 9 malam masih buka. Malahan masih ramai. Banyak para esmud yang sebelum pulang ke rumah mampir dulu di sini. Keluarga yang bawa anak-anak juga banyak. Nah, sekarang, barusan ini, pagi-pagi jam 6 kami ke sini lagi. Ke mana? Burcik H. R. Suleman di Jalan Cikini Raya , Menteng, Jakarta Pusat. Nyarinya gampang. Kalau datang dari dari arah Salemba (jalan Diponegoro / RSCM), nanti ketemu perempatan Bioskop Megaria. Nah berusalah cari putaran balik masuk ke Jalan Cikini, sebab Jalan Cikini ini satu arah (one way).  Makanya paling enak itu kalau datangnya dari arah Tugu Tani. Nanti ketemu pertigaan Cut Meuatia. Lur...

Nasi Goreng Enak di Seputar Cempaka Putih, Pulo Mas dan Rawasari

Nah, ini dia tempat makan nasi goreng pas jaman pacaran dulu: Nasi Goreng Mangkok . Warungnya kaki lima tapi rasa bintang lima. Lezaattooo... Sttt...sebenarnya sih di kitaran Cempaka Putih sini ada 3 tempat makan legendaris lokasi kami kencan dulu... Hehehe *blushing_jadi_malu, yaitu : Sate Kambing Pak Ali , Bebek Kaleyo , dan satu lagi ya Nasi Goreng Mangkok ini. Ketiganya sampai sekarang masih eksis. Bahkan Bebek Kaleyo makin berkibar, cabangnya ada di mana-mana. Saking larisnya, Bebek Kaleyo berani mengklaim sebagai warung bebek paling ramai se-Indonesia... Oyeeeeaahhh? Really? Wow! Kembali ke laptop tentang Nasi Goreng Mangkok tadi. Letaknya itu di bengkel ban sekaligus cucian mobil di pojok jalan antara jalan Cempaka Putih Raya dengan Jalan Cempaka Putih Tengah 13 . Cuma buka pas malam hari, sebab lokasinya numpang di pelataran ruko. Gerobak, kursi plastik dan meja kayu seadanya. Bahkan lampu saja tidak ada di area makan. Jadi hanya mengandalkan cahaya seadanya, pant...

Di Mana Tempat Wisata Alam di Jakarta Utara? Bisa Jalan Sekeluarga, Bagus untuk Foto dan Anak-anak Bisa Main

Kami kemarin berwisata alam ( ECOTOURISM ) melihat mangrove . Adanya di Jakarta lho. Tidak perlu jauh-jauh ke luar kota. Yang hijau dan natural ternyata ada juga di ibukota Jakarta. Di sana kita bisa lihat burung-burung ( bird observation ) selain atraksi utama: menikmati alam pesisir pantai dan menanam bakau ( mangrove ). Di mana sih? Sudah penasaran? Nah inilah dia. Adanya di Kamal Pluit , tepatnya di Pantai Indah Kapuk . Namanya Taman Wisata Alam Angke Kapuk . Letaknya persis di sebelahnya gedung Buddha Tzu Chi Center . Kalau masuk kompleks perumahan PIK (Pantai Indah Kapuk), gampang sekali mencarinya. Tidak bakalan kelewat deh, sebab Yayasan Buddha Tzu Chi ini gedungna besar sekali – dan juga bagus. Persis pas bundaran (roundabout) . Lengkapnya begini caranya ke Taman Wisata Alam Mangrove PIK, Jakarta .  Kami berangkat dari rumah siang jam setengah dua agar bisa tiba di lokasi sekitar jam 3. Hal itu mengingat bahwa Taman Bakau ini kan berada di pinggir pan...

Jalan-jalan dari Jakarta ke Bandung via Puncak; Ada Apa di Cipanas, Cianjur, Padalarang?

“Ayo ke Bandung lewat Puncak yu!”, kata istri saya. Ayo! Kenapa tidak... Biasanya ke Bandung lewat Tol Cipularang, maka perjalanan jalur puncak bisa menjadi alternatif yang menyenangkan. Sebabnya, sepanjang jalan pemandangannya indah. Pengalaman dan sekuennya juga lebih kaya, melewati beragam kota (Cisarua – Megamendung – Cipanas – Cianjur – Citatah – Padalarang). Kita bisa berhenti untuk foto-foto, menghirup udara segar dan membeli oleh-oleh khas. Asyik kan? Bagi saya sendiri, ini jadi semacam napak tilas perjuangan. Dulu, hundreds years ago , sebelum ada Tol Cipularang saya hampir tiap minggu bolak balik Bandung - Jakarta via Puncak. Ngapain? Ya, kadang-kadang iseng,..kadang buat main ke teman-teman yang di Jakarta, dan selebihnya urusan kerjaan. :) Jadi ingat, dulu suka mampir ke Sate Shinta, Sate Maranggi, atau ke Bubur Ayam Cianjur.. Apa kabar mereka sekarang? Kami berangkat tidak terlalu pagi. Jam 9:30 dari rumah langsung masuk ke Tol JORR (Lingkar Luar) dan sambung ke To...

Tempat Nongkrong di Rawamangun sambil Makan Surabi Enak

Tahukah Anda, bisnis yang dari Bandung ketika dibuka di Jakarta, sebagian besar gagal? Ada rumah makan Hj. Cijantung – masakan Sunda favorit kami kalau lagi di Bandung – buka di Pondok Kelapa, Jakarta. Sudah enam bulan masih sepi-sepi saja. Begitu pula brownies Amanda  dan Keripik Maicih di Kalimalang dan berbagai tempat di Jakarta. Adem ayem dan tak lama kemudian tutup. Susah ya mengangkatnya? Sepertinya memang perlu kiat dan strategi khusus untuk bisa menaklukkan pasar metropolitan Jakarta ini. Tidak bisa hanya mengandalkan produk semata, tapi juga harus menawarkan experience. Kalau istilahnya Bapak Hermawan Kertajaya: " Experience Marketing" . Menciptakan atmosfer yang memberi pengalaman mengasyikkan bagi konsumen. Lihatlah keberhasilan Bakso Malang Karapitan . Di Bandung, tempatnya hanya berupa warung sederhana, tapi begitu sampai di Jakarta, mereka mengubah citra menjadi restoran dan kafe. Lebih modern dan menarik. Dan ada satu lagi contoh suksesnya, nih...Anda ...

Warteg Apa yang Paling Enak di Jakarta?

Saya suka sekali makan Warteg dan Nasi kucing . Istri saya sampai protes...Hahaha... Yah,..habisnya di mana lagi coba kita bisa makan sambil ngangkat kaki ke kursi terus baca koran rakyat semacam Warta Kota, Pos Kota atau bahkan Lampu Merah. Wkwkwkw... Sayang saya bukan pejabat, kalau ya, pastilah dibilang merakyat. Tapi ini bukan pencitraan lho.. Memang dasar suka aja. :) Nanti saya kasih tahu makan nasi kucing yang enak di Jakarta yang mana, tapi sementara ini kita bahas yang warung tegal dulu ya... Oke lah kalau beg beg… Okelah kalau beg beg… Kalau lagi cari makan di sekitar Kampung Melayu, Casablanca, Kuningan, Supomo / Saharjo atau Manggarai, saya pasti langsung meluncur ke WARTEG WARMO . Nah, yang ini memang warung tegal yang paling enak bin legendaris . Di jaman bokap gue dulu, era 80 - 90 an, warung ini tersohor sekali di kalangan anak gaul jakarta. Habis pulang ajojing (baca: dugem) jam 3 / jam 4 pagi, mereka mampir ke Warteg Warmo sebab tempat ini buka 24 jam no...

Gedung Olahraga Tempat Main Basket, Voli, Capoiera dan Futsal di Jakarta Timur; Ada Sekolah Futsalnya Juga

Saya suka bola. Klub favorit saya Manchester United . Ya,..ya..ya,..saya tahu, MU memang lagi terpuruk sekarang ini. Gak papa. Hidup memang seperti roda BMW, kadang di atas, kadang di bawah. Meskipun menurut saya, ini semua salahnya David Moyes , si manajer yang tidak pandai meramu taktik dan semangat juang pemain. Namun anehnya tetap aja gak dipecat-pecat…Lho, kok jadi curcol nih? Hehehe… Nah, selain nonton bola, saya juga suka maen bola. Dari jaman masih kicil bingit, hobinya maen bola melulu. Pas SD tiap keluar main kami selalu maen bola di halaman sekolah. Padahal maennya di atas aspal keras (bukan rumput) dan pakai bola kasti yang kecil itu. Nendangya aja susah. Lanjut pas sudah besar main di lapangan komplek rumah. Bahkan pas jaman kuliah terlalu semangat maennya, sampai-sampai pada sebuah pertandingan, saya melakukan gerakan akrobatik yang menyebabkan patah tulang selangka ( fraktur clavicula ) dan musti dioperasi pasang pen titanium. Saya ingat kejadiannya itu hanya selan...

Di Mana Ketupat Sayur Padang yang Paling Enak di Jakarta?

Kecuali Anda penganut diet OCD Deddy Corbuzier , pastinya Anda suka sarapan kan? Kalau pagi-pagi jam 7 gitu suka susah ya cari makanan? Antara supply dan demand tidak seimbang…Yang jualan lebih sedikit dari yang beli. Akibatnya tempat makan yang buka pada pagi hari selalu ramai dipenuhi wajah-wajah kelaparan. Apalagi pada hari libur dan sabtu minggu. Sampai antri. Di hari malas sedunia itu memang enaknya makan di luar rumah saja. Praktis. Atau yang habis berolahraga jogging dan bersepeda, pulangnya langsung mampir sarapan pagi mengisi perut. Bakar kalori 1000 masuknya 5000. Mantab kan? Hehehe Nah, masalahnya itu adalah, tidak semua tempat makan pagi-pagi itu enak rasanya. Tidak semua yang antri dikunjungi orang berarti enak rasanya. Sebabnya itu tadi,..kesenjangan antara penawaran dan permintaan mengenai makanan di pagi hari. Jadi, mereka itu berjejalan antri belum tentu karena makanannya enak, tapi karena tidak ada pilihan lain. Apa boleh buat… Contohnya nih, sebuah warung...

Di Mana Rujak Cingur Paling Enak di Jakarta?

Nah barusan kami pulang dari makan rujak cingur paling enak se-Jakarta . Di mana tuh? Letaknya di Kelapa Gading. Biasanya kami makan di Sate Afrika Coulibaly Mall Kelapa Gading , tapi kali ini pengennya yang lebih Indonesia. Warisan budaya kuliner nusantara. Meski bukan orang Surabaya, saya sangat suka sekali rujak cingur . Bayangkan, dulu pernah seminggu saya tinggal di Surabaya dan tiap hari saya makan rujak cingur. Mumpung lagi di Surabaya jadi disempat-sempatkan makan rujak cingur. Kalau tidak pagi, ya siang. Kalau tidak, ya sore atau malamnya. Aji mumpung “malapeh salero” (memuaskan selera). Apa yang bikin saya suka rujak cingur ? Mungkin kalau dianalisis itu disebabkan agregat dari beberapa faktor. Qeqeqeqe,...  :P Pertama, saya suka makan sayur-sayuran. Mulai dari gado-gado, lotek sampai shabu-shabu. Dan saya juga penggemar rujak meski tidak suka yang pedas. Asam, manis, asin bercampur rasanya. Dan itu ada di rujak cingur yang memang menggunakan sayur dan buah. ...

Rumah Makan Arab: Nasi Kebuli dan Sate Kambing di Condet, Jakarta Timur

Kemaren makan di restoran Jepang . Hari ini mau cobain restoran Arab . Mau masakan Arab ? Nih ada rekomendasi yang enak bin lezat bin ajibbb...Saya tahunya dari istri saya, sementara ia tahu dari temannya yang keturunan Arab yang tinggal di sekitar situ. Namanya SATE TEGAL ABU SALIM . Aha,..sang teman ini memang punya benang merah erat sekali dengan rumah makan ini. Apa pasal? Coba simak! Pertama, ia dan “Abu Salim” sama-sama keturunan Arab. Kedua, mereka sama-sama berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Dan ketiga, tinggalnya pun berdekatan: satu di Cililitan, satu lagi di Condet. Klop! Condet , terkenal dengan salaknya. Di sini, selain ada perkampungan Betawi, juga banyak orang keturunan Arabnya juga. Makanya di sepanjang jalan sempit lebar dua mobil ini banyak bertebaran toko parfum, oleh-oleh haji, kurma, dan obat herbal Arab . Semuanya mirip-mirip. Jadi bingung mana tempat yang bagus untuk dikunjungi. Itulah untungnya kalau punya rekomendasi dari sobat. Walau di sini banyak rumah...

Warung Sushi dan Thai Tea yang Murah tapi Enak di Jakarta Timur

Kalau mau makan ramen sekarang kami gak perlu pergi jauh-jauh lagi. Di dekat rumah juga ada Restoran Jepang Sushiku . Menyajikan fusion sushi dan ramen . Jadi kalau mau sushi tentunya juga bisa di situ. Tapi di sini harga sushi-nya lumayan mahal. Rata-rata sekitar Rp 50 ribuan. Maklum, yang menyajikannya itu Chef Bobby , sang juara kontes sushi Indonesia . Pastinya enak dong sushinya... Tapi kami ini tidak terlalu tahu tentang masakan Jepang. Bisa dibilang awam tentang sushi. Tidak terlalu sensitif soal rasanya, sehingga kurang bisa membedakan antara sushi kategori “enak” dan kategori “enak banget”. Maka dari itu, makan sushi yang murah meriah juga oke lah buat kami. Tentu rasa sebanding dengan harga. Maka, harganya juga tidak terlalu mahal. Mulai dari 13 ribu sampai dengan 30 ribu. Tidak heran bilamana banyak anak SMA dan kuliahan yang nongkrong ramai di sini. Di mana sih? Anak SMA nya langsung pada tertunduk malu saat tahu difoto  :) Di SUSHI GARDEN + SAM THAI TEA ...

Tempat Makan yang Suasana Alam di Jakarta Timur; Makan di Saung

Sebagai warga Jakarta, kami merindukan makan siang di tempat yang asri. Di bawah rindangnya pepohonan, dengan semilir angin membelai lembut, dan menikmati pemandangan hijau serta kolam ikan yang bergemericik. Yah..rada-rada kaya di Saung Mang Engking Depok gitu deh....Tapi di sini di mana? D tengah belantara hutan beton, di manakah ku harus mencarinya... Ahayyy.... Beruntung sekali, saat pulang dari Taman Gratis Hendropriyono , kami menemukannya! Sebuah rumah makan di kawasan Ceger Taman Mini Jakarta Timur, yang rindang sesuai namanya: Rindang Alam . Dan tahukah Anda, bila sedang berada di sekitar Ceger sampai Kampung Rambutan atau Taman Mini cukup sulit untuk menemukan rumah makan yang representatif. Dalam artian, makanannya enak dan variatif, harganya tidak mengagetkan, serta tempatnya nyaman terutama untuk keluarga dengan anak kecil atau menjamu tamu/rekan bisnis. Bahkan untuk rapat atau acara perayaan juga bisa, sebab di Rumah Makan Rindang Alam juga ada ruang pertemu...

Restoran Jepang Ramen - Sushi Yang Enak di Mana di Jakarta Timur?

Ternyata ramen itu enak ! Lhoh ? Bukannya memang ya? JKT48 aja pada suka... Iya siih, cuma kami telat nih tahunya... Gara-garanya itu begini. Dulu, saat ramen dan sushi marak bermunculan di jakarta kira2 setahun lalu, kami tidak begitu antusias. Apa sebab? Kami salah mencicipi ramen. Kami makannya itu di sebuah tempat makan di mall, yang kita sebut saja namanya #NoMention. Restoran ini banyak counter-nya di berbagai mall. Namanya “berbau” Jepang dan menyajikan masakan kejepang-jepang. Dan kami mencoba ramennya… Apanyana sodra-sodra! Itu ramen kok rasa Indomie ya? Hehehe…Gak jauh beda! Dan itulah sebabnya kami jadi ilfil sama ramen. Otak kami berpikir, ramen itu = indomie rebus yang ditambahin saus teriyaki. Tapi dijualnya mahal. Dan herannya, kok orang-orang suka ya? Di Kelapa Gading, Restoran ramen pada ngantri. Makin heranlah kami… Tapi semuaya kini berubah! Berawal dari gerakan Support Your Neighborhood Restaurant m aka kami iseng pengen mencoba makan Japanese Fod ...

Tempat Makan dan Arena Bermain Anak yang Asyik di Kelapa Gading

Kalau di Metropolitan Mall enaknya makan di Eaton . Nah, kalau lagi di Mall Kelapa Gading, enaknya makan apa ya? Nih, saya ada rekomendasi. Kalau keluarga kami sukanya ke tiga tempat: Penang Bistro, Shabu Slim , dan satu lagi: QQ KOPITIAM . Ya, yang terakhir ini kami tahunya dari adik ipar, Dona yang asal Medan . Katanya restoran yang satu ini sudah nge-hit banget di sana. Asalnya sih sebenarnya dari Singapore, tapi warga Medan sudah akrab banget dengan warung kopi QQ ini. Mantou goreng dengan srikaya dan Teh tarik khasnya Kopitiam QQ Di sini kami biasanya pesan minum Teh Tarik Peng (Rp 18.000++). Disajikannya unik, dalam gelas berbentuk toples bergagang. Ukurannya gelas besar, jadi puas minumnya. Bisa untuk berdua. Kalau makannya, kami suka sekali Mantou Goreng with Butter (Rp 18.000++). Bentuk dan rasanya mengingatkan kami dengan roti butter goreng ala Makassar. Kalau digigit, menteganya terasa sekali. Harum dan enak. Tidak terlalu manis, jadi makannya ditemani ...

Makan Apa di Jatinegara dekat LP Cipinang? Ayam Goreng Mbok Berek Ny. Astuti

Yang tua belum tentu jelek, yang jelek belum tentu tua. Hehehe...Ini sih sama ya, cuma bolak-balik aja. :) Habisnya susah saya mau bilangnya. Maksud saya tuh gini,...kemaren itu kan kami baru saja mencoba lagi makan Ayam Goreng Mbok Berek yang sudah legendaris (baca: tua) itu. Dan ternyata, bro and sis,..rasanya ueeenaak sekali. Lebih enak dari yang katanya modern (baca: muda) seperti KFC. Ya, ya, ya...kekayaan kuliner Indonesia memang beragam dan patut kita banggakan lho...Asalkan kita mau menggali wawasan akan hal itu, maka kita akan menemukan keunikan dan kehebatan warisan tradisional nenek moyang kita. Dan itu musti dilestarikan lho. Yang bilang makanan lokal gak enak, sebetulnya dia belum ketemu aja tempat makan yang pas! Coba cari lebih jauh,..sering-sering makan yang enak-enak...Hehehe,.. Salah satunya ya di Warung Mbok Berek, Cipinang Jakarta ini. Cobain deh menu khasnya: Ayam Goreng Kremes Mbok Berek . Dengan hanya Rp 70 ribu Anda akan mendapatkan satu ekor ayam goren...

Makan Bakso Apa di Duren Sawit?

Anda lagi di kitaran Duren Sawit dan pengen makan siang atau makan malam? Atau mungkin ingin makan ringan sore-sore. Ini dia Warung Bakso favorit kami di Jalan Radin Inten,di dekat Kompleks IKIP dan Kompleks Kimia Farma. Namanya BAKSO RUSUK . Ya, ini baksonya cukup unik. Beda dari yang lain.  Tapi beda bukan sekedar beda. Sebab banyak juga bakso yang dibikin "aneh-aneh" tapi malah rasanya jadi aneh juga. Misalnya ada bakso coklat, bakso isi sosis, bakso isi otak sapi, dll. Maksudnya sih diferensiasi tapi rupanya gagal. Nah, tidak begiu untuk yang satu ini. Bakso Rusuk ini rasanya enak sekali. Satu porsinya itu terdiri dari bakso daging dan bakso urat plus 2 – 3 potong daging tulang iga sapi. Jadinya kuahnya itu makin lezat. Kebetulan saya memang penggemar daging iga. Kalau makan steik Holy Cow saya sukanya rib eye. Kalau Sate Afrika saya pesannya iga afrika. Kalau di resto makassar, pilihnya konro (iga) bakar. Makanya, saya cocok sekali dengan bakso rusuk ini....

Wisata Agen Rahasia di Taman Gratis

Istri saya suka sekali film Tourist (dibintangi Johnny Depp dan Angelina Jolie ). Akibat nonton ini, ia terinspirasi untuk jadi agen rahasia... Hehehe.,..rahasia dapur dan rahasia umum. Makanya, ia senang sekali ketika kami mampir ke Taman Indraloka, Ceger . Di sana ia langsung berpose di samping Monumen Mars Intelijen . Dengan pose misterius, tatapan tajam namun teuteupp...cantik (ahayyy!). Klik,..klik,..klik,...lima enam pose,..setelah itu dia mengajak pulang.... Hahahaha... Sebentar dulu Mamap!... Masih banyak yang bisa kita explore di sini. Ada hewan-hewan lucu seperti Walabi (sejenis kanguru) yang berkeliaran melompat-lompat bebas di rumput. Ada juga kangguru yang lagi menggendong anaknya. Ada kijang, burung merak , bebek, ayam-ayam cantik, dan lain-lainnya yang tidak sempat saya sebutkan satu per satu. Lalu rindangnya pepohonan di sini ternyata berbagai jenis vegetasi lho...Mau tahu apa aja? Baca saja di papan petunjuk namanya. Ada nama latinnya juga lho, buat y...

Apa ini tempat Sudjiwo Tedjo Nongkrong?

Yeach... semalam kami nongkrong di tempat yang baru nih. Hang out di tempat yang lagi trend banget di kalangan anak SMA dan kuliahan. Masih di kitaran Kali Malang Duren Sawit tapi kali ini bukan makan steik dan minum wine, melainkan kuliner tradisional yang ternyata bila diolah dengan konsep dan pencitraan  modern, maka disukai pula oleh para generasi muda angkatan Marmut Merah Jambu . Mereka ramai sekali mendominasi warung Mbok Ne An Cuk , menikmati Ketan Susu dan Wedang Ronde . Hari biasa ramai, dan malam minggu,..wuih, lebih ramai sekali. Parkiran sampai gak muat. Bisa ngantri. Baguslah,..daripada mereka nongkrong di Seven Eleven terus-terusan. Minum bir (wadoww!). Kan alhokol tidak baik buat kesehatan...Di sini mereka ikut melestarikan kuliner tradisional. Dan itu tadi,..bilamana didesain dengan sentuhan kontemporer dan unik, para anak muda mau kok nongkrong di situ. Sama seperti warung makanan tradisional Surabi Enhai i . Anak gaul Bandung senang sekali nongkrong di si...

TAS PREMIUM INDONESIA

TAS PREMIUM INDONESIA
INDONESIAN PREMIUM BRAND
Custom Search